A.
Target Pelatihan
Target Pelatihan Tarjih adalah menambah wawasan kader Tarjih,
khususnya untuk kelangsungan Majelis Tarjih dan Tajdid Pimpinan Wilayah
Muhammadiyah Jawa Tengah (MTT PWM Jateng) ke depan. Bagi MTT PWM Jateng , kader
Tarjih merupakan persoalan yang krusial. Krusialitas Kader Tarjih dapat dilihat
posisinya bagi masa depan organisasi. Kelangsungan dan kualitas organisasi
dipengaruhi oleh eksistensi kadernya. Oleh karenya, Kader Tarjih perlu
diperkuat wawasan ketarjihannya. Wawasan ketarjihan merupakan factor penting karena
memiliki korelasi dengan kualitas perumusan produk tarjih.
Kualitas wawasan ketarjihan dapat dilihat dari alat analisis
dan keilmuan fikih. Alat analisis ketarjihan menyangkut keilmuan usul fikih dan
manhaj tarjih Muhammadiyah. Sedangkan keilmuan fikih berkaitan dengan kuantitas
bacaan yang dimiliki kader tarjih.
Peningkatan wawasan Kader Tarjih dapat dilakukan dengan
berbagai bentuk kegiatan, salah satunya adalah Pelatihan Kader Tarjih. Kali
ini, Pelatihan Kader Tarjih dilakukan oleh Majelis Tarjih dan Tajdid
bekerjasama dengan Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Surakarta.
Pelatihan Kader seperti ini diharapkan dapat membangun
eksistensi Majelis Tarjih dan Tajdid Pimpinan Wilayah Jawa Tengah. Posisi
Majelis Tarjih dan Tajdid dalam Muhammadiyah merupakan posisi penting. Ia bisa
dikatakan sebagai pemikiran Muhammadiyah.
B.
Tujuan Pelatihan
Terlaksananya kegiatan Pelatihan Kader Tarjih
Tingkat Regional memiliki tujuan, yakni (1) terlaksananya program kerjasama antara
Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Surakarta dengan Majelis Tarjih
dan Tajdid Pimpinan Wilayah Jawa Tengah, (2) peserta pelatihan memiliki wawasan
ketarjihan sehingga terwujud kader yang memahami dasar ketarjihan sesuai dengan
manhaj Muhammadiyah.
C.
Materi Pelatihan
1. Konsep Kelembagaan dan Manhaj Tarjih Muhammadiyah
2. Hadis sebagai Sumber Hukum Islam Menurut Muhammadiyah
3. Al-Quran sebagai Sumber Hukum Islam Menurut Muhammadiyah
4.
Praktik Bertarjih: contoh
penerapan Metode Bayani, Ta’lili dan Istislahi sebagai Metode Penetapan Hukum
Islam dalam praktik ketarjihan
D. Peserta
a.
MTT PDM se-Jawa Tengah
b.
Pondok-Pondok Muhammadiyah se- Jawa
Tengah
c.
Perguruan Tinggi Muhammadiyah
se-Jawa Tengah
d.
Ortom Muhammadiyah se- Jawa Tengah
E. Jadwal Pelatihan
NO
|
WAKTU
|
KEGIATAN
|
PIC
|
1
|
Ahad,
21 Juni 2015
|
OC
|
|
Jam
07.00-08.00
|
Penukaran
Mandat
|
||
Jam
08.00-09.00
|
1. Pembacaan Ayat Suci al-Quran
|
||
2. Sambutan Dekan
|
|||
3. Sambutan Ketua MTT PWM Jateng
|
|||
4. Penutup
|
|||
Jam 09.00-10.30
|
Materi I: al-Quran sebagai sumber Hukum Islam
menurut Muhammadiyah
|
Moderator
|
|
Narasumber:
MTT PWM Jawa Tengah
|
|||
Jam
10.30-12.00
|
Materi
II: Hadis sebagai Sumber Hukum
Islam menurut Muhammadiyah
|
Moderator
|
|
Narasumber: MTT PWM Jawa Tengah
|
|||
Jam
13.00-14.30
|
Materi III: Konsep Kelembagaan dan Manhaj Tarjih
Muhammadiyah
|
Moderator
|
|
Narasumber:
MTT PP Muhammadiyah
|
|||
15.00-17.30
|
Materi
IV: Praktik Bertarjih: Penerapan Metode Bayani, Ta’lili, dan Istislahi dalam
praktik ketarjihan
|
Moderator
|
|
Narasumber: MTT PP Muhammadiyah
|
|||
17.30-18.00
|
Berbuka
|
SC
|
|
Shalat
|
|||
Makan
|
|||
Penutup
|
|||